Novel ini adalah pintu yang tak pernah menutup diri, dan interteks tentu saja hanya satu dari sekian kemungkinan yang ada. Kisah dalam novel ini mengajak pembaca menjelajah sembari merenungkan kembali aneka topik, lewat cara bertutur yang unik. Menarik membaca pola pikir anak muda dalam novel ini tentang bagaimana memandang budaya ala mereka.